The 2nd Indonesian Gospel Music Awards

Sari Simorangkir berhasil meraih 3 penghargaan dalam acara malam anugerah musik gospel “Indonesian Gospel Music Award 2005”, 3 Desember 2005. Penghargaan yang diperoleh adalah kategori “ Duet/Grup”, “Album”, dan “Lagu tahun 2005”.Dalam kategori duet/grup Sari berduet dengan Samuel Simorangkir, bersaing dengan grup musik “Giving My Best”, “One Way”, “White Dove” dan duet “Nikita – Franky Sihombing”.“Penghargaan ini merupakan salah satu pintu kasih karunia Tuhan yang dibukakan dalam hidup saya yang harus saya pertanggungjawabkan seumur hidup saya”, ucap Sari Simorangkir melalui layanan pesan singkat (SMS), yang ditampilkan pada layar besar saat acara berlangsung. Sari juga memperoleh penghargaan untuk kategori album “Touch”, bersama Handy Iskandar. Lagu ciptaan Sari Simorangkir, “Karya Terbesar” juga menjadi lagu tahun 2005.
Persaingan ketat terjadi pada kategori pencipta lagu, yakni antara Franky Sihombing, Sari Simorangkir, dan Jonathan Prawira. Namun hasil akhir polling jatuh pada Jonathan Prawira.Jonathan Prawira yang berada di Yogyakarta saat acara berlangsung, mengirimkan salam via SMS, bahwa penghargaan ini adalah berkat anugerah Tuhan. Dan mengajak sesama musisi gospel untuk tetap “jaga hati” dan terus berkarya untuk Tuhan.Dalam kategori lainnya, Nikita terpilih sebagai penyanyi perempuan tahun 2005. Sedang kategori penyanyi laki-laki, jatuh pada Franky Sihombing.“Indonesian Gospel Music Award 2005”, diselenggarakan oleh komunitas musik gospel Charismata Shalom. Penerima penghargaan diperoleh dari hasil polling dari lebih dari 3300 pilihan suara dari lebih 25 kota di Indonesia. Polling diselenggarakan sejak 1 Oktober hingga 27 November 2005, melalui e-mail, sms, dan juga polling langsung ke kelompok-kelompok musik gospel dan gereja.
Dalam acara penyerahan penghargaan berlokasi di GKI Surya Utama itu, hadir musisi dan penyanyi gospel seperti Danny Chandra, Franky Sihombing, Nikita, James Celosse bersama grup musik “White Dove”, Michael “Indonesian Idol”, serta pemerhati musik gospel dari berbagai gereja. Dalam kesempatan yang sama pemerhati musik dan pengusaha, John Palinggi menyerahkan penghargaan khusus kepada pendeta Hermanus Arie van Dop yang diwakili Niel, salah satu anak didiknya. Penghargaan khusus diberikan kepada pendeta yang juga dikenal dengan nama H.A. Pandopo atas dedikasinya yang luar biasa, selama 37 tahun dalam khasanah musik gerejawi di Indonesia. Saat ini H.A. Van Dop sudah kembali ke Belanda dan berdomisili di sana.Tujuh kelompok musik berbagai warna musik seperti, Joy Team, Glow Band, Ervina, Parthenos “soul” VG, Tutor “Jazz” akustik, Pasto Band, dan paduan suara Concilio memeriahkan acara anugerah musik gospel malam itu. Di puncak acara, duet Nikita – Franky Sihombing dan grup musik kontemporer gospel “White Dove”, tampil memukau para hadirin.Beberapa hadirin dan musisi yang hadir berharap acara Indonesian Gospel Music Award ini bisa terus berlanjut ke tahun 2006 dan makin ditingkatkan penyelenggaraan.
Photos

The 1st Indonesian Gospel Music Awards
The 2nd Indonesian Gospel Music Awards
The 3rd Indonesian Gospel Music Awards
The 4th Indonesian Gospel Music Awards
The 5th Indonesian Gospel Music Awards
 
 
Indonesian Gospel Music Award
Penghargaan bagi insan musik seperti penulis lagu, penyanyi, pemain musik & produser, yang telah mendedikasikan diri serta menunjukan prestasi yang unggul dibidang musik rekaman gospel Indonesia.
Cuplikan Kegiatan
 
 
 
 
 
 
© Indonesian Gospel Music Association 2010 - www.gospelmusicindonesia.org - Moderator - Prepare by: LPS